Meski Negaranya Tak Diakui PBB, Nyatanya Klub Ini Mampu Jadi Debutan UCL, Berikut Profil Sheriff Tiraspol

Yunatimes.com - Undian Liga Champions Musim 2013 021/2022 sudah resmi digulirkan pada hari Kamis 26/8/2021 yang mana 32 tim sudah dibagi ke dalam 8 grup. Dari jumlah tim tersebut, nampaknya ada satu nak klub yang mencuri perhatian, yaitu klub dengan nama FC Sheriff Tiraspol. 

Sheriff Tiraspol Champions League
Meski Negaranya Tak Diakui PBB, Nyatanya Klub Ini Mampu Jadi Debutan UCL, Berikut Profil Sheriff Tiraspol/Bolatimes.com

FC Sheriff Tiraspol menjadi salah satu dari 32 tim yang akan bersaing di kompetisi Liga top Erop, yaitu Liga Champions 2021/2022. Tim yang memiliki julukan The Wasps ini telah tergabung di grup D bersama Inter Milan, Real Madrid dan juga Shaktar Donetsk. 

FC Sheriff Tiraspol mencuri perhatian dunia karena Liga Champions Musim 2021/2022 ini merupakan kompetisi pertama kalinya bagi klub yang berasa dari Negara Moldova ini. 

Rekam jejak klub asal Moldova ini di ajang Eropa hanyalah sebatas Liga Europa saja. Tapi, untuk musim kali ini, FC Sheriff Tiraspol memiliki kesempatan untuk tampil di kompetisi teratas ajang sepakbola. 

FC Sheriff Tiraspol sanggup menembus babak utama Liga Champions 2021/22 setelah memenangkan pertandingan pada babak kualifikasi. 

Tiga tim yang mampu mereka kalahkan adalah Teuta (Albania), Red Star Belgrade (Serbia) dan Dinamo Zagreb (Kroasia).

Bukan hanya tampil sebagai debutan di ajang Liga Champions, kesuksesan FC Sheriff ini juga menjadi sejarah bagi Moldova, yang mana untuk pertama kalinya ada tim asal Negara tersebut berhasil tampil di kompetisi teratas sepakbola. 

Meski banyak yang menyebut jika klub ini berasal dari Moldova, ternyata FC Sheriff Tiraspol bukan klub yang berasal atau lahir di Negara yang terletak pada bagian Eropa Timur tersebut. 

Lalu, dari mana sebenarnya FC Sheriff Tiraspol? Dan kenapa The Wasps juga disebut sebagai tim dari Moldova. Berikut rangkumannya. 

FC Sheriff Tiraspol: Klub Muda yang Belum rhasil Kuasai Moldova

Sesuai dengan namanya, FC Sheriff Tiraspol ini berasal dari Tiraspol yang merupakan ibu kota Transnistria dan merupakan negara tak berdaulat di Moldova.

Transnistria sendiri adalah negara otonom. Sama halnya dengan sebuah negara, Transnistria yang memiliki pemerintahan sendiri dan bendera sendiri.

Transnistria itu sendiri mayoritasnya berasal dari keturunan Rusia dan Ukraina, berbeda dengan Moldova yang mayoritas berasal dari etnis Rumania.

Dalam sejarahnya, Transnistria dan Moldova juga sempat berperang. Namun, pasca runtuhnya Uni Soviet, kedua negara ini sudah melakukan gencatan senjata.

Meski statusnya sudah menjadi negara, Transnistria ternyata tidak diakui oleh dunia internasional dan PBB. Mereka masih menganggap jika Transnistria adalah bagian dari Moldova.

Oleh karena itu, Moldova menjadikan Transnistria sebagai daerah otonomi khusus dan masih menjadi bagian dari negara Moldova.

Hal ini pun juga berdampak pada FC Sheriff Tiraspol yang akhirnya mengambil bagian di Moldova National Division atau kasta teratas sepak bola Moldova.

Sejarah berdirinya FC Sheriff Tiraspol sendiri juga tidak begitu panjang. The Wasps berdiri pada tahun 1997 silam atau baru berusia 24 tahun.

Sama dengan namanya, FC Sheriff Tiraspol ternyata terlahir dari tangan seorang mantan polisi rahasia yang bernama Victor Gusan. Lewat perusahaannya yang bernama Sheriff, ia mengakuisisi klub bernama Tiras Tiraspol yang saat itu masih berada di kasta ketiga.

Cuman memerlukan semusim sejak pengambilalihan Tiras Tiraspol, Victor Gusan berhasil membawa FC Sheriff Tiraspol promosi ke kasta kedua.

Di kasta kedua ini, FC Sheriff Tiraspol tampil menggila sampai akhirnya berhasil promosi ke Moldova National Division atau kasta teratas Moldova.

Gelar pertama FC Sheriff Tiraspol sendiri ialah Piala Moldova yang berhasil mereka raih pada tahun 1999. Sementara gelar liga perdana The Wasps didapatkan pada musim 2000/2001.

Sampai musim 2020/2021 selesai, FC Sheriff Tiraspol berhasil tampil dominan di ajang sepak bola Moldova yang mana The Wasps mampu meraih 19 gelar liga, 10 gelar Piala Moldova dan juga 7 Piala Super Moldova.

Jika ditotal keseluruhan, total gelar FC Sheriff Tiraspol sebanyak 36 gelar jauh lebih banyak ketimbang usia klub itu sendiri yang masih baru berusia 24 tahun.

Ternyata, di balik kesuksesan FC Sheriff Tiraspol ternyata ada sederet fakta yang cukup membuat hati miris. Hal ini dikarenakan dari kondisi Transnistria.

Transnistria dan Moldova sendiri bisa dibilang merupakan negara miskin. Tapi, FC Sheriff Tiraspol menjadi tim sultan dengan aset bernilai ratusan juta euro berkat Victor Gusan.

Victor Gusan sendiri seperti yang sudah diketahui telah memonopoli bisnis di Moldova. Bukan hanya olahraga saja, perusahaannya juga memiliki SPBU, TV hingga supermarket.

Selain itu, Victor Gusan juga sudah dikenal sebagai mafia yang memiliki bisnis di pasar gelap. Ia pun dianggap korup karena mengambil keuntungan dari cabang-cabang bisnisnya.

Antony Golec, yang merupakan salah satu mantan pemain FC Sheriff Tiraspol dan juga mantan pemain Badak Lampung, pernah menyebutkankan jika keadaan di Tiraspol sangat mencekam.

Seluruh wilayah Tiraspol hingga Moldova disebut Golec, telah diatur oleh satu orang saja yaitu Victor Gusan dengan gurita bisnisnya di negara tersebut.

Dan yang membuat Golec merasa sangat terpukul ialah kehidupan sosial di Tiraspol sendiri. Selain itu saat di FC Sheriff Tiraspol, ia selalu merasa terintimidasi karena merasa selalu diawasi dan harus mengikuti ucapan Victor Gusan yang merupakan pemilik klub.

Baca Juga:

Sumber

Posting Komentar

0 Komentar