Inilah 8 Hal Penting yang Wajib Diketahui Bagi Calon Pelamar CPNS dan PPPK 2021

 

Penerimaan CPNS
Inilah 8 Hal Penting yang Wajib Diketahui Bagi Calon Pelamar CPNS dan PPPK 2021

Pendaftaran CPNS 2021 - Hal penting ini wajib diketahui bagi calon pelamar CPNS dan PPPK 2021. Meski sudah banyak beredar mengenai seputar pendaftaran CPNS maupun Link pendaftaran CPNS yang resmi, namun bagi para calon pelamar nampaknya juga harus memperhatikan hal-hal penting terkait CPNS dan PPPK 2021 kali ini. 

Dan berikut ini adalah 8 hal penting terkait seleksi CPNS dan PPPK 2021, yang merangkum dari pernyataan Pelaksana tugas (Plt) Asdep Perencanaan dan Pengadaan SDM Aparatur KemenPAN-RB Katmoko Ari Sambodo, hari Senin Tanggal 14 Juni.

1. Jumlah CPNS dan PPPK yang akan direkrut pada 2021

Sudah disebutkan pula oleh Katmono Ari Sambodo untuk kebutuhan CASN 2021, yakni terdiri dari CPNS dan PPPK, hal ini pun sudah ditetapkan mulai tanggal 13 Juni 2021, dan totalnya pun sebanyak 707.622 orang.

Adapun rinciannya adalah untuk tingkat pusat jumlahnya 74.625 orang, dan akan terdiri dari 66.070 orang untuk 56 kementerian lembaga. Kemudian 8.555 CASN untuk 8 sekolah kedinasan.

Lalu untuk CASN 2021 yang akan direkrut daerah sebanyak 632.997 orang. Dan rinciannya adalah sebagai berikut, formasi PPPK guru totalnya 531.076. PPPK non-guru totalnya 20.960 sedangkan untuk CPNS sendiri totalnya 80.961.

2. Jumlah pemda yang akan merekrut CPNS 2021 dan PPPK 2021

Totalnya ada 34 pemerintahan provinsi yang akan merekrut 139.018 orang, dan 493.979 orang untuk 495 pemerintahan kabupaten/kota.

"Untuk seluruh provinsi akan mengadakan pengadaan ASN 2021. Kemudian untuk kabupaten kota hanya ada 13 yang tidak melaksanakan pengadaan ASN atau menunda pengadaan ASN 2021," ucap Katmoko Ari Sambodo.

3. Aturan penyelenggaraan seleksi CPNS 2021 dan PPPK 2021

KemenPAN-RB juga sudah menerbitkan tiga peraturan terkait penyelenggaraan seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) 2021.

Kesatu, Peraturan Menteri PANRB (PermenPANRB) Nomor 27 Tahun 2021 tentang pengadaan pegawai negeri sipil (PNS).

Kedua, PermenPANRB Nomor 28 Tahun 2021 tentang pengadaan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) untuk jabatan fungsional guru pada instansi daerah 2021.

Ketiga, PermenPANRB Nomor 29 Tahun 2021 tentang pengadaan PPPK untuk jabatan fungsional.

“Khusus untuk Permenpan RB 28 sifatnya adalah berlaku tahun 2021. Sementara Permenpan RB 27 dan 29 diharapkan bisa multiyear,” ucapnya.

Katmoko Ari Sambodo juga sudah menjelaskan pada tahun 2021 ini pemerintah akan kembali menetapkan kebutuhan PNS menjadi dua, yakni untuk formasi umum dan formasi khusus.

Adapun untuk Formasi khusus akan dialokasikan bagi putra/putri lulusan terbaik berpredikat "dengan pujian", penyandang disabilitas, diaspora, putra/putri Papua, dan Papua Barat.

4. Syarat pendaftaran CPNS 2021

Pastinya harusi WNI dengan batasan usia minimal 18 tahun dan maksimal ya adalah 35 tahun pada saat melamar.

Tapi, juga ada beberapa jabatan CPNS yang bisa dilamar dengan batasan usia paling tinggi adalah 40 tahun saat pelamaran.

5. Jumlah pendaftar CPNS 2021 dan PPPK 2021 diprediksi akan membeludak

Katmoko Ari Sambodo juka berkata, karena rekrutmen CPNS, PPPK JF (jabatan fungsional), dan PPPK Guru yang pelaksanaannya secara bersamaan pastinya jumlah pendaftar CPNS dan PPPK 2021 pastinya akan membludak.

Oleh karena itu, calon pelamar nantinya diwajibkan untuk mendaftar pada 1 instansi saja, 1 jenis kebutuhan, dan 1 Jabatan di tahun anggaran yang sama.

“Jadi para peserta harus mempertimbangkan baik-baik sejak awal apa yang ingin dia lamar, karena pada prinsipnya tidak bisa lagi menggantinya ketika sudah menetapkan pelamaran pada suatu tempat,” jelasnya.

6. Khusus untuk pelamar formasi cum laude

Bagi pelamar formasi cum laude (dengan pujian), wajib untuk memiliki jenjang pendidikan minimal Sarjana, tidak termasuk Diploma IV. Hal ini sangat diperhatikan karena pada tahun lalu masih banyak kesalahan yang mengalokasikan untuk D4.

7. Diadakannya formasi khusus bagi penyandang disabilitas

Penyandang disabilitas juga bisa melamar di formasi umum atau formasi khusus lain selain formasi penyandang disabilitas.

“Diberikan kesempatan seluas-luasnya apabila memang memiliki kualifikasi, kompetensi, dan sesuai dengan persyaratan jabatan,” terang Katmoko Ari Sambodo.

8. Persyaratan melamar PPPK 2021

Permenpan RB Nomor 29/2021 akan berlaku bagi semua jabatan fungsional, kecuali untuk JF guru di daerah.

Ketentuan umum untuk melamar pada seleksi PPPK JF adalah WNI dengan usia minimal 20 tahun dan maksimalmya 1 tahun sebelum batas usia tertentu pada jabatan yang akan dilamar.

Calon pelamar juga harus mempunyai pengalaman 3 tahun di bidang kerja yang relevan dengan jabatan fungsional yang akan dilamar.

Berbeda dengan seleksi CPNS, pada seleksi PPPK JF penyandang disabilitas tidak tersedia formasi khusus.

Untuk calon pelamar yang merupakan penyandang disabilitas bisa mendaftar pada seluruh formasi yang sudah disediakan.

Pelamaran seleksi PPPK JF akan dilakukan secara daring melalui SSCASN dan juga akan disertai dengan proses pengunggahan dokumen persyaratan secara elektronik.

Permenpan RB Nomor 28/2021 akan diperuntukkan khusus bagi guru-guru yang berada di instansi daerah.

Seleksi Kompetensinya akan menggunakan sistem CAT-UNBK Kemendikbudristek, bukan CAT BKN.

Tahapan seleksi PPPK guru nantinya akan terdiri dari seleksi administrasi dan seleksi kompetensi, sementara untuk seleksi kompetensi akan dilaksanakan sebanyak tiga kali.

Sumber: JPNN.com 

Posting Komentar

0 Komentar