Merger Dengan Gojek, Ongkir Tokopedia Bisa Jauh Lebih Murah

Gojek tokopedia merger
Merger Dengan Gojek, Ongkir Tokopedia Bisa Jauh Lebih Murah 

Gojek tokopedia merger - Ongkos kirim atau ongkir belanja online di Tokopedia bisa jadi akan jauh lebih murah setelah merger perusahaan dengan Gojek Indonesia menjadi GoTo. Pengiriman paket ke konsumen pun bisa dipastikan akan jauh lebih cepat.

Potensi ini telah diungkapkan oleh Chief Corporate Affairs Gojek Nila Marita kepada situs CNNIndonesia.com, pasca kedua perusahaan tersebut secara resmi telah mengumumkan aksi mergernya pada hari ini, Senin tanggal 17 Mei. 

"Dengan kombinasi bisnis ini, konsumen bisa mendapat layanan pengiriman belanja di Tokopedia yang lebih cepat dan murah," ungkap Nila.

Meskipun begitu, masih belum ada proyeksinya akan seperti apa potensi penurunan biaya ongkir dan juga estimasi kecepatan pengiriman kepada para konsumen.

Bukan hanya itu saja, merger, tambah Nila, juga memiliki potensi yang membuat pengguna aplikasi kedua perusahaan tersebut mendapatkan layanan yang terintegrasi.

Begitu juga dengan mempermudah akses untuk pembayaran instan, akhir bulan hingga cicilan, dan juga akses promo terbaik.

"Dan makin banyak keuntungan program loyalitas di ekosistem GoTo," jelasnya.

Kedepannya nanti, semua layanan e-commerce, pesan antar barang dan juga makanan, sampai juga ke layanan pembayaran dan finansial juga akan terintegrasi dalam sistem GoTo.

Sebagai informasi tambahan, kedua perusahaan itu telab resmi mengumumkan aksi merger mereka dan akan menjadi GoTo. Merger ini diprediksi akan menjadi kolaborasi terbesar antara perusahaan internet dan juga layanan media di Asia.

"Hari ini adalah hari yang sangat bersejarah dengan dibentuknya Grup GoTo, serta menandai fase pertumbuhan selanjutnya bagi Gojek, Tokopedia dan GoTo Financial," ucap CEO GoTo Andre Soelistyo dalam keterangan resminya.

Nantinya, Andre akan dibantu oleh Patrick Cao dari Tokopedia yang akan mengemban jabatan sebagai Presiden GoTo. Sedangkan untuk Kevin Aluwi masih tetap menjabat sebagai CEO Gojek dan William Tanuwijaya masih tetap menjabat CEO Tokopedia.

Sumber: cnnindonesia.com


Posting Komentar

0 Komentar