Bermodalkan Celurit, Kakek 71 Tahun Asal Lumajang Perkosa Pelajar SMP

Kakek Perkosa Pelajar Smp - Sungguh bejat perbuatan seorang kakek berinisial S (71). Warga Tempeh, Lumajang ini. Ia tepergok saat memperkosa anak di bawah umur yang masih duduk di bangku sekolah SMP.

Bermodalkan Celurit, Kakek 71 Tahun Asal Lumajang Perkosa Pelajar SMP

Bermodalkan Celurit, Kakek 71 Tahun Asal Lumajang Perkosa Pelajar SMP/Sumber: Detik.com

Berinisal S akhirnya diamankan anggota Unit Resmob Polres Lumajang bersama Polsek Tempeh. Kasat Reskrim Polres Lumajang AKP Fajar Bangkit Sutomo melalui Paursubbaghumas Ipda Andrias Shinta mengatakan kejadian ini terjadi pada Sabtu 29 Mei sekitar pukul 09.00 WIB.

Saat itu, korban yang masih berusia 14 tahun tengah sendirian didalam rumah karena orang tuanya sedang berpergian. Lalu, S masuk ke rumah dan melakukan pemerkosaan terhadap korban di kamarnya.

"Mengetahui orang tua korban tidak sedang berada di rumah, pelaku memang sering datang ke rumah korban, akhirnya pelaku masuk ke dalam rumah korban dan sengaja mengajak korban melakukan hubungan badan di dalam kamar korban," ujar Andrias Shinta, Minggu (30/5/2021).

Bahkan,tak berlama lama, orang tua korban datang dan langsung masuk ke rumah. Ibu korban pun kaget histeris saat mendapati pelaku ada di kamar anaknya dalam kondisi mengenakan kaos, bahkan celananya telah dilepas. Selain itu, ibu korban juga melihat ada celurit di samping ranjang kamar korban.

Korban shinta menyebut saat ibu korban menjerit, ayah korban langsung datang dan mengamankan pelaku. Namun, ada drama dengan pengejaran pelaku karena kakek tersebut sempat melarikan diri.

"Ibu korban langsung menjerit dan ayah korban langsung masuk ke dalam kamar lalu memegang pelaku namun pelaku sempat lari keluar rumah dan dapat ditangkap oleh ayah korban dibantu beberapa warga sekitar." tambahnya

Dalam perkara kasus ini, polisi telah mengamankan sebuah celurit milik pelaku, baju dan celana dalam milik pelaku hingga baju dan seprei kamar korban tersebut.

Atas perbuatannya, pelaku dikenakan melanggar Pasal 81 UU No. 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas UU No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Sumber : Detik.com

Posting Komentar

0 Komentar