Anggota Prajurit Marinir Terkapar Karena Dikeroyok Oleh Kawanan Preman Di Terminal Bungurasih Surabaya, Intel TNI AL Bergerak Sigap

Anggota prajurit marinir - Seorang  warga terkapar penuh luka di pintu keluar Terminal Bus Purabaya Bungurasih, Medaeng, Waru, Sidoarjo, Minggu (23/5).

Anggota prajurit marinir
Anggota Prajurit Marinir Terkapar Karena Dikeroyok Oleh Kawanan Preman Di Terminal Bungurasih Surabaya, Intel TNI AL Bergerak Sigap/sumber jpnn.com

Salah satu seseorang menjadi korban pengeroyokan puluhan pemuda di kawasan itu. Peristiwa ini diketahui Pratu Marinir JSK sedang melakukan pendidikan kejuruan di Karangpilang, Surabaya. 

Anggota dari Kapolresta Sidoarjo Kombes Sumardji menjelaskan kronologi pengeroyokan.

Pada saat  sebelum kejadian ini  ketika korban lewat pintu keluar terminal menggunakan motor. Kemudian dia diteriaki maling oleh salah satu pelaku. 

"Spontan teman-teman pria yang teriak itu mengeroyok korban. Kondisinya sekarang sudah pulang setelah dirawat di RS Bhayangkara Polda Jatim," kata dia, Minggu (23/5) malam. 

Dari keterangan Sumardji menyebutkan bahwa korban mengalami luka di bagian kepala, pelipis mata, dan badan.

Sesudah  kejadian polisi bekerja sama dengan Intel dari AL untuk  memburu para pelaku. 

"Sebanyak empat orang yang diduga sebagai pelaku utama telah kami tangkap," ujar dia. 

 Adapun Mereka diantaranya adalah berinisial UNH (20) asal Trenggalek, Moch RTR (19), FCP (19), dan YMK (20) yang semuanya asal Waru, Sidoarjo. 

Pada saat ini diketahui bahwa empat pelaku saat ini sudah dibawa di Mapolresta Sidoarjo guna penyelidikan lebih lanjut. Diduga pelaku pengeroyokan dilakukan lebih dari sepuluh orang. 

"Sisanya sedang kami kejar terus sampai dapat," tegas dia. 

Sumardji menambahkan keterangan , bahwa pelaku pengeroyokan terhadap anggota TNI AL tersebut merupakan preman-preman yang meresahkan di kawasan Bungurasih. 

"Kami akan tertibkan para preman yang meresahkan masyarakat di sini," pungkas Sumardji

Sumber: Jpnn.com

Posting Komentar

0 Komentar